Aku ingin mencintai-Mu dengan sederhana
Bebas dari semangat yang menggebu kemudian luruh dengan teratur
Aku ingin mencintai-Mu dengan sederhana
Bebas dari letupan-letupan motivasi yang membakar, tapi cepat pula padam
Aku ingin mencintai-Mu dengan sederhana
dengan caraku
Bukan caranya,
Cara dia
Dan cara-cara orang yang berada disekelilingku
Aku ingin lepas, bebas, dan ingin menemukan-Mu dengan cara yang lain
Caraku sendiri, cara yang sederhana.
Robbi kemana saja Engkau selama ini?
Bibir ini terlalu sering berkata,
Mencintai-Mu
Merindui-Mu
Raga ini juga sering lelah
Demi berjuang untuk-Mu
Demi berkorban untuk-Mu
Tapi….
Mengapa hati ini tetap keras membantu
Tangisan pun susah sekali pecah di keheningan malam
Ya Allah…
Telah salahkah perjuanganku selama ini
Hingga aku tak dapat merasakan kehadiran-Mu dalam kehidupanku
Ya Rabbi..
Kemanakah harus kucari ketentraman iman ini….
Kemanakah harus kucari ketenangan jiwa tawadhu ini…
Kemanakah harus kucari kemantapan jiwa yang bertaqwa ini…
Ya Rabbi…
Gersang..kering..hambar…
Jangan biarkan aku terus seperti ini…
Dimanakah oase itu Ya Allah..
Biarkan aku segera menemukannya..dan meminumnya dengan puas.
April 8, 2007
Ketika lisan telah keluh tuk berkata dan ketika hati tak lagi seberani sinar mentari….